Indonesia vs US dalam Kacamata Pendidikan Hukum & Personal Injury Law

Pada hari Kamis tanggal 27 Desember 2020, Law Connection mengadakan webinar yang diadakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Adapun tema dari webinar tersebut adalah “Indonesia vs US Dalam Kacamata Pendidikan Hukum & Personal Injury Law” dan webinar ini diadakan dengan pendaftaran kuota terbatas. Pada kesempatan ini Law Connection menggandeng Zaskia Putri S.H., LL.M.  Beliau merupakan narasumber dalam webinar ini. Profesi beliau merupakan pengacara berlisensi di negara bagian Washington dan Indonesia. Beliau juga merupakan lulusan S1 Hukum Universitas Indonesia dan S2 Hukum University of Washington School of Law. Sekolah-sekolah hukum di Amerika Serikat, seperti University of Washington School of Law menduduki peringkat terbaik di dunia, sehingga menjadi mahasiswa di sekolah hukum Amerika merupakan prestasi yang sangat membanggakan.

Prospek kerja mahasiswa hukum memanglah sangat beragam. Salah satu prospek kerja yang unik yang terdapat di Amerika Serikat adalah personal injury law. Personal injury law merupakan pengacara yang memberikan layanan hukum kepada mereka yang mengalami luka baik secara fisik maupun psikis, yang diakibatkan oleh orang lain, pemerintah maupun perusahaan, dsb. Personal Injury Law ini merupakan salah satu materi yang dibahas dalam webinar ini.

Law Connection mengadakan serial webinar yang bertemakan “Indonesia vs US Dalam Kacamata Pendidikan Hukum & Personal Injury Lawini dengan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi forum bertukar pengetahuan, memperluas wawasan serta menjadi landasan berpikir bagi mahasiswa Fakultas Hukum atau masyarakat yang bersumber dari para pakar yang berkompeten di bidangnya.

Webinar ini dibuka oleh Direktur Eksekutif Law Connection, Ridha Alamsyah Yoisangadji, serta dimoderatori oleh Ilma Azzhara Kurniawan sebagai Staff Divisi Penelitian & Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Webinar juga ditayangkan secara live di kanal youtube Law Connection Official. Webinar ini dimulai dengan pembahasan mengenai Pendidikan hukum yang terdapat di Amerika Serikat kemudian, dilanjut membahas mengenai personal injury. Webinar ini sukses dilaksanakan atas partisipasi dari 80 peserta dan sinergi dari berbagai divisi di Law Connection. Antusiame dan partisipasi dari para peserta sangatlah luar biasa dengan dilihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan untuk narasumber melalui Zoom Meeting ataupun komentar live streaming youtube.

Dalam webinar ini pun, narasumber membahas metode pembelajaran yang dilakukan di Amerika Serikat dengan Indonesia. Indonesia menggunakan metode passive learning dimana metode ini membuat guru memiliki lebih banyak kontrol terhadap lingkungan pembeljaran sehingga pelajar tidak mudah teralihkan, informasi lebih banyak didapat dari pengajar, materi pun lebih terorganisir. Sedangkan, Amerika Serikat menggunakan metode Socrates methode, dimana penelahaan filosofi digunakan dengan cara mengeksloprasi implikasi dari posisi lawan bicara sehingga menimbulkan adanya ransangan yang memicu pemikiran rasional dan gagasan baru. Amerika Serikat menggunakan metode IRAC (Issue Rules Analysist Conclusion) dalam penalaran hukum, IRAC sendiri merupakan pendekatan terstruktur untuk pemencahan masalah. Format IRAC jika diikuti dalam penyusunan hukum memorandum, mambantu memastikan jelas komunikasi dari subjek kompleks analisi masalah hukum. Sedangkan, Indonesia menggunakan metode campuran antara analisis hukum dengan teori yang ada.

Setelah membahas mengenai Pendidikan hukum di Amerika Serikat dengan Indonesia. Narasumber pun membahas mengenai personal injury, salah satu cabang hukum yang mungkin jarang didengar di Indonesia. Personal injury merupakan hukum yang masuk ke dalam court (pengadilan) yang mengurus mengenai cidera dari kecelakaan yang memberikan dampak bagi korban baik secara fisik maupun mental. Courts (pengadilan) Indonesia hanya membahas mengenai wanprestasi dan perbuatan melawan hukum (PMH).

Personal injury memanglah jarang kita temui di Indonesia. Hal ini karena kecelakaan di Amerika Serikat merupakan sesuatu yang besar sehingga, jika terjadi kecelakaan korban kana mengajukan gugatan. Bahkan, Asuransi di Amerika Serikat merupakan sebuah kewajiban. Semua aspek kehidupan di Amerika Serikat memiliki asuransinya tersendiri. Bahkan, terdapat legal licenses untuk menghindari terjadinya malpraktik hukum, karena hal ini juga sangat umum terjadi di Amerika Serikat. Kasus personal injury yang banyak terjadi di Amerika Serikat didominasi oleh kasus kecelakaan kendaraan bermotor, tergelincir hingga jatuh saat musim salju, kelalaian pemilik hewan,malpraktik medis dan kematian.

Begitulah keseruan webinar Law Connection tanggal 27 Desember 2020 yang mengusung tema yang luar biasa menarik untuk menambah pengetahuan, ilmu, dan relasi bagi mahasiswa fakultas hukum di seluruh Indonesia.

Categories:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *